Global Sport News – Xavi Hernandez resmi ditunjuk sebagai pelatih baru timnas Belanda setelah kepergian Ronald Koeman. Mantan pelatih Barcelona tersebut menandatangani kontrak berdurasi empat tahun bersama Oranje. Penunjukan ini menjadi langkah bersejarah karena Xavi merupakan pelatih asing pertama Belanda sejak 1978. Pelatih asal Austria, Ernst Happel, menjadi pelatih asing terakhir sebelum Xavi mendapatkan posisi tersebut. Xavi akan memimpin Belanda setelah kegagalan mereka di Piala Dunia 2026. Oranje tersingkir dari turnamen setelah kalah melawan Maroko pada babak 32 besar. “Saya menganggap ini sebagai kehormatan besar untuk menjadi pelatih timnas Belanda,” ujar Xavi.
Xavi Membawa Filosofi Sepak Bola Belanda ke Tim Nasional
Xavi memiliki hubungan kuat dengan filosofi sepak bola Belanda melalui perjalanan kariernya. Ia berkembang di akademi Barcelona yang dipengaruhi pemikiran Johan Cruyff dan Rinus Michels. Kedua tokoh tersebut memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan filosofi sepak bola Barcelona. Xavi juga pernah bekerja bersama Louis van Gaal saat berada di tim utama Barcelona. Selain itu, Frank Rijkaard turut memberikan pengaruh terhadap perkembangan Xavi sebagai pemain. Latar belakang tersebut membuat Xavi merasa memiliki kedekatan dengan sepak bola Belanda. “Saya merasa memiliki hubungan khusus dengan sepak bola Belanda,” kata Xavi. Ia bahkan menyebut dirinya sebagai bagian dari sepak bola Belanda.
Debut Xavi Bersama Belanda Langsung Menghadapi Jerman
Xavi akan menjalani pertandingan pertamanya sebagai pelatih Belanda pada 24 September mendatang. Tantangan pertamanya datang melalui pertandingan Nations League menghadapi Jerman. Tim tersebut kini dilatih Jurgen Klopp dan menjadi lawan berat bagi Belanda. Debut tersebut akan menjadi ujian awal bagi Xavi setelah mendapatkan pekerjaan barunya. Ia juga harus membangun sistem permainan sesuai karakter pemain yang tersedia di tim nasional. Sebelum memilih Xavi, federasi sepak bola Belanda sempat berbicara dengan Arne Slot. Mantan pelatih Liverpool tersebut kemudian memilih melanjutkan kariernya sebagai pelatih klub.
Xavi Kembali Melatih Setelah Meninggalkan Barcelona pada 2024
Posisi pelatih timnas Belanda menjadi pekerjaan pertama Xavi sejak meninggalkan Barcelona pada 2024. Sebelumnya, ia memulai karier kepelatihan bersama klub Qatar, Al-Sadd. Xavi kemudian kembali ke Barcelona dan ditunjuk sebagai pelatih pada November 2021. Selama menangani Barcelona, ia berhasil membawa klub menjuarai LaLiga musim 2022/23. Gelar tersebut menjadi trofi liga pertama Xavi sebagai pelatih profesional. Ia kemudian meninggalkan Barcelona pada 2024 setelah lebih dari dua tahun menangani tim. Kini, Xavi mendapatkan kesempatan baru untuk membangun tim melalui sepak bola internasional. Pekerjaan tersebut juga menjadi pengalaman pertamanya dalam menangani sebuah tim nasional.
Xavi Memiliki Pengalaman Besar Bersama Timnas Spanyol
Sebelum menjadi pelatih, Xavi merupakan bagian penting dari generasi emas timnas Spanyol. Ia meraih tiga trofi internasional bersama La Roja sepanjang kariernya. Prestasi tersebut mencakup dua gelar Euro dan satu trofi Piala Dunia 2010. Pada final Piala Dunia 2010, Spanyol menghadapi Belanda dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Andres Iniesta mencetak gol kemenangan pada babak tambahan waktu. Xavi menjadi bagian dari tim Spanyol yang mengalahkan Belanda dengan skor 1-0. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari rekam jejaknya dalam sepak bola internasional. Kini, ia akan menghadapi tantangan baru untuk membawa Belanda meraih prestasi di kompetisi berikutnya. Penunjukannya juga membuka babak baru bagi Oranje dengan pelatih asing setelah hampir lima dekade.
Simak Berita menarik Lain



