Global Sport News – Final tunggal putri All England 2026 menghadirkan duel dua pemain terbaik dunia. An Se-young dari Korea Selatan menghadapi Wang Zhi Yi dari China. Pertandingan berlangsung di Utilita Arena Birmingham pada 8 Maret 2026.
Wang Zhi Yi berhasil keluar sebagai juara setelah menang dua gim langsung. Ia mengalahkan An Se-young dengan skor 21-15 dan 21-19.
Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi Wang Zhi Yi. Ia berhasil menaklukkan pemain peringkat satu dunia di partai final.
An Se-young Kesulitan di Gim Pertama Sejak Awal
An Se-young tampak kesulitan sejak awal gim pertama. Ia beberapa kali gagal mengembalikan shuttlecock dengan baik.
Wang Zhi Yi tampil lebih agresif dan konsisten. Ia memimpin saat interval dengan skor 11-6.
Meski mencoba bangkit setelah interval, An Se-young tidak mampu mengejar. Gim pertama akhirnya dimenangkan Wang Zhi Yi dengan skor 21-15.
Gim Kedua Berjalan Ketat dengan Rally Panjang
Memasuki gim kedua, pertandingan berlangsung lebih seimbang. Kedua pemain saling menampilkan rally panjang dan intens.
An Se-young sempat memimpin di awal gim. Namun, Wang Zhi Yi berhasil menyamakan kedudukan.
Saat interval, Wang Zhi Yi unggul tipis dengan skor 11-10. Pertandingan semakin sengit setelah jeda.
Wang Zhi Yi Amankan Kemenangan Lewat Smash Penentu
Setelah interval, Wang Zhi Yi memperlebar keunggulan menjadi 16-13. An Se-young terus memberikan perlawanan hingga skor tetap ketat. Pada momen krusial, Wang Zhi Yi berhasil unggul 20-19. Ia kemudian memastikan kemenangan melalui smash keras yang sulit dikembalikan oleh lawannya.
Gim kedua berakhir dengan skor 21-19 untuk Wang Zhi Yi. Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi dan memperlihatkan kualitas permainan dari kedua atlet. An Se-young beberapa kali mencoba mengejar ketertinggalan melalui reli panjang dan permainan net yang agresif. Namun, Wang Zhi Yi mampu menjaga fokus dan konsistensi di poin-poin akhir. Ketepatan pukulan serta ketenangan dalam situasi tekanan menjadi kunci kemenangan Wang pada gim tersebut. Hasil ini sekaligus memastikan dominasinya dalam pertandingan final yang berlangsung sengit.
Rekor Head-to-Head Tak Menyelamatkan An Se-young
Sebelum final, An Se-young unggul jauh dalam rekor pertemuan. Ia mencatat 18 kemenangan dari 22 laga melawan Wang Zhi Yi.
Namun, dominasi tersebut tidak berlanjut di final All England 2026. Wang Zhi Yi tampil lebih siap dan efektif.
Hasil ini menunjukkan persaingan ketat di puncak bulu tangkis dunia. Kemenangan ini juga memperkuat posisi Wang Zhi Yi sebagai rival utama di sektor tunggal putri.
Simak Berita menarik Lain



