Global Sport News – Tottenham Hotspur ditahan imbang Manchester City pada pekan ke-24 Liga Inggris 2025/26. Laga berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu, 1 Februari 2026 malam WIB. Pertandingan berakhir dengan skor 2-2 setelah drama empat gol tercipta.
Hasil ini membuat Spurs berada di peringkat ke-14 dengan 29 poin. Manchester City tetap bertahan di posisi kedua klasemen dengan 47 poin. Laga tersebut menyajikan duel intens dengan momentum yang berubah di tiap babak.
Sorotan utama tertuju pada gol scorpion kick Dominic Solanke. Gol tersebut menjadi momen kunci kebangkitan Spurs pada babak kedua.
Man City Unggul Cepat Lewat Pola Pressing Efektif
Manchester City tampil agresif sejak awal pertandingan. Gol pertama tercipta pada menit ke-11 melalui Rayan Cherki. Ia menerima operan dari Erling Haaland sebelum menembak akurat ke gawang Spurs.
Gol kedua hadir menjelang turun minum. Pada menit ke-44, Antoine Semenyo memanfaatkan umpan datar Bernardo Silva. Sepakan akuratnya menggandakan keunggulan tim tamu.
Kedua gol tersebut berawal dari pressing tinggi. Tekanan City memaksa pemain Spurs melakukan kesalahan di area berbahaya. Transisi cepat kemudian menghasilkan peluang efektif di kotak penalti.
Sepanjang babak pertama, City mendominasi penguasaan bola. Mereka mencatat enam tembakan dengan tiga tepat sasaran. Spurs hanya melepaskan tiga tembakan dengan satu mengarah ke gawang.
Susunan Pemain dan Strategi Kedua Tim
Spurs menurunkan Guglielmo Vicario di bawah mistar. Lini belakang diisi Archie Gray, Radu Dragusin, Cristian Romero, dan Destiny Udogie. Yves Bissouma dan Joao Palhinha mengawal lini tengah.
Randal Kolo Muani, Conor Gallagher, dan Xavi Simons menopang Dominic Solanke di lini depan. Formasi ini mencoba menekan balik setelah tertinggal dua gol.
Manchester City menurunkan Gianluigi Donnarumma sebagai kiper utama. Rodri Hernandez dan Bernardo Silva menjadi motor lini tengah. Haaland memimpin lini serang bersama Cherki dan Semenyo.
Strategi pressing City terbukti efektif di babak pertama. Namun dinamika berubah setelah jeda pertandingan.
Kebangkitan Spurs dan Gol Scorpion Kick Solanke
Spurs meningkatkan intensitas pada babak kedua. Pada menit ke-53, Solanke mengejar bola di kotak penalti. Ia menang duel fisik sebelum melepaskan tembakan yang berujung gol.
Gol tersebut kemudian dicatat sebagai gol bunuh diri Marc Guehi. Bola sempat mengenai tubuh bek City sebelum masuk ke gawang.
Momentum kebangkitan Spurs berlanjut pada menit ke-70. Conor Gallagher mengirim umpan silang akurat. Solanke menyambut bola dengan tendangan scorpion kick spektakuler.
Bola sempat menyentuh tangan Donnarumma sebelum masuk ke gawang. Gol tersebut menghidupkan atmosfer stadion dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Peluang Tambahan dan Akhir Tanpa Pemenang
Spurs hampir membalikkan keadaan pada menit ke-74. Wilson Odobert melepaskan tembakan akurat yang masih bisa diamankan. Xavi Simons juga mendapat peluang semenit kemudian, namun gagal menaklukkan Donnarumma.
Manchester City mencoba mencari gol kemenangan. Pada menit ke-82, Haaland mendapatkan ruang tembak di kotak penalti. Upayanya berhasil diblok pemain Spurs.
Hingga peluit akhir dibunyikan, tidak ada gol tambahan tercipta. Skor 2-2 bertahan sampai pertandingan usai. Laga ini menegaskan daya juang Spurs dan efektivitas pressing Manchester City dalam persaingan papan atas Liga Inggris musim 2025/26.
Simak Berita menarik Lain



