Global Sport News – Son Heung-min, bintang sepak bola asal Korea Selatan, mengumumkan keputusan mengejutkan untuk meninggalkan Tottenham Hotspur setelah sepuluh tahun membela klub tersebut. Dalam konferensi pers yang digelar menjelang laga pramusim Spurs melawan Newcastle United di Seoul, Minggu (3/8), Son menyampaikan bahwa ini adalah salah satu keputusan terberat dalam karier profesionalnya. Meski kontraknya masih berlaku hingga 2026, ia yakin sekarang adalah waktu yang tepat untuk melangkah ke babak baru dalam kariernya.
“Saya telah memutuskan untuk meninggalkan tim ini pada musim panas ini. Ini keputusan terberat dalam karier saya,” ujar Son dengan penuh perasaan. Pengumuman ini menandai akhir era yang penuh kenangan bagi pemain yang telah menjadi ikon klub London Utara tersebut.
Dedikasi 10 Tahun dan Perpisahan Setelah Trofi Liga Europa
Son bergabung dengan Tottenham Hotspur dari Bayer Leverkusen pada tahun 2015. Selama satu dekade, ia menjadi tulang punggung serangan klub dan salah satu pemain paling disegani di Liga Inggris. Son sudah mencatatkan 454 penampilan dan mencetak 173 gol untuk Spurs, menjadikannya pencetak gol terbanyak keempat sepanjang masa klub. Puncak kariernya bersama Spurs adalah saat memenangkan Liga Europa pada Mei lalu setelah mengalahkan Manchester United di final.
Selain itu, Son pernah meraih penghargaan Sepatu Emas Premier League musim 2021/2022 sebagai pencetak gol terbanyak, yang menunjukkan konsistensi dan kualitasnya di level tertinggi. Trofi Liga Europa menjadi momen puncak yang menurut Son sudah menyempurnakan perjalanan kariernya di Spurs.
Kontrak Masih Aktif, Namun Son Pilih Meninggalkan Klub
Meskipun kontrak Son masih berjalan hingga 2026, keputusan untuk hengkang berasal dari keinginan pribadi mencari tantangan baru di luar Inggris. Son menegaskan bahwa perpisahan ini bukan karena masalah internal, melainkan hasil dari refleksi mendalam atas karier dan masa depan.
“Tottenham adalah tempat saya berkembang pesat sebagai pemain dan pribadi. Saya sangat berterima kasih atas semua pengalaman di sini,” ungkap Son. Ia menambahkan bahwa meskipun berat meninggalkan klub dan fans, saatnya untuk melangkah maju demi pertumbuhan karier dan kehidupan pribadinya.
Isu Kepindahan ke Major League Soccer (MLS)
Hingga kini Son belum mengumumkan klub tujuan selanjutnya secara resmi. Namun media Inggris ramai mengaitkan Son dengan kepindahan ke Major League Soccer (MLS), khususnya ke Los Angeles FC. Klub tersebut dikenal aktif merekrut bintang internasional untuk memperkuat tim sekaligus meningkatkan daya tarik kompetisi.
Jika benar bergabung dengan LAFC, Son akan menjalani babak baru kariernya di liga yang berbeda dari Eropa, sekaligus membawa popularitas sepak bola Asia ke panggung yang lebih luas. Kepindahan ini bisa menjadi pilihan strategis untuk masa depan sambil menjaga kebugaran dan performa di usia 33 tahun.
Warisan Son di Tottenham: Legenda Asia dan Inspirasi Global
Son Heung-min meninggalkan Tottenham Hotspur sebagai legenda sejati. Selama 10 tahun, ia bukan hanya mencetak gol dan memberi kontribusi di lapangan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi jutaan penggemar di Asia dan seluruh dunia. Kesetiaan dan kerja kerasnya membuat Son menjadi simbol loyalitas dan profesionalisme di sepak bola modern.
Kepindahan Son membuka babak baru dalam sejarah Spurs, yang kini harus mencari pengganti yang mampu mengisi kekosongan di lini depan. Namun di sisi lain, dunia sepak bola menyambut penuh antusias langkah berikutnya dari salah satu pemain Asia paling sukses sepanjang masa.
Simak Berita menarik Lain



