Global Sport News – Harry Kane akhirnya meraih trofi pertamanya sepanjang karier sepak bolanya. Ia mendapatkan trofi tersebut setelah tampil gemilang selama satu musim bersama Bayern Muenchen. Klub raksasa Jerman itu menjuarai Liga Jerman musim ini dengan mengumpulkan 79 poin dari 33 pertandingan. Bayern memastikan gelar setelah Bayer Leverkusen yang berada di posisi kedua tak lagi mampu mengejar perolehan poin mereka.
Kane tampil konsisten sebagai ujung tombak Bayern dan berkontribusi besar dalam perjalanan tim menuju gelar juara. Gelar ini menjadi pencapaian penting bagi pemain asal Inggris tersebut, mengingat sebelumnya ia belum pernah mengangkat trofi bersama klub maupun tim nasional.
Son Heung-min Ucapkan Selamat Secara Pribadi
Keberhasilan Kane langsung mendapat sambutan hangat dari mantan rekan setimnya di Tottenham Hotspur, Son Heung-min. Pemain asal Korea Selatan itu mengaku menghubungi Kane secara langsung untuk mengucapkan selamat.
“Saya menghubungi Kane, dan dia segera menelepon saya kembali,” ujar Son, dikutip dari The Guardian. “Saya sangat senang melihatnya bahagia. Dia adalah salah satu teman terbaik saya,” tambahnya.
Son Harap Semangat Juara Kane Menular ke Spurs
Dalam pernyataannya, Son menyebut Kane bukan hanya mantan rekan setim, tetapi sudah ia anggap sebagai keluarga. “Saya senang karena saya menganggapnya seperti keluarga. Dengan energi positif, saya harap dia bisa mendukung Tottenham dari jauh, dan kami bisa meraih hasil baik seperti mereka,” ujar Son, dikutip dari The Guardian. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Son telah membangun ikatan emosional yang kuat dengan Kane, meskipun keduanya kini bermain di klub yang berbeda.
Son juga menegaskan bahwa Tottenham sangat membutuhkan semangat juara seperti yang Kane tunjukkan saat ini. Ia melihat timnya telah melalui masa panjang tanpa trofi dan sekarang sedang berusaha membangun kembali mentalitas pemenang. Menurut Son, keberhasilan Kane meraih gelar menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan ketekunan pada akhirnya membawa hasil. Ia berharap rekan-rekannya bisa menjadikan pencapaian Kane sebagai motivasi untuk terus berjuang meraih prestasi.
“Melihat Kane akhirnya mengangkat trofi membuat saya merasa bangga. Momen itu menyadarkan kami bahwa kami bisa meraih keberhasilan jika bersatu dan fokus,” kata Son. Ia berharap semangat kemenangan dari Kane bisa menular ke para pemain Tottenham dan membawa perubahan positif, terutama saat tim menghadapi laga-laga penting.
Tottenham kini menatap peluang besar untuk mengakhiri puasa gelar mereka. Di bawah asuhan Ange Postecoglou, tim akan berlaga di final Liga Europa melawan Manchester United. Laga bergengsi ini akan berlangsung pada Kamis, 22 Mei, di Stadion San Mames, Bilbao, Spanyol. Tottenham tidak hanya mengejar trofi, tetapi juga ingin membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi.
Son bersama rekan-rekannya bertekad memanfaatkan momen ini untuk mengubah citra klub yang selama ini dikenal sulit meraih gelar. Meski kini Kane bermain untuk Bayern, Son percaya dukungan moral dari sahabat lamanya itu bisa memberi suntikan semangat tambahan bagi tim. Dengan semangat yang menyala, para pemain Tottenham ingin menutup musim dengan catatan yang membanggakan.
Dengan motivasi yang meningkat dan keinginan besar untuk mencetak sejarah, Son yakin Tottenham bisa menutup musim dengan catatan yang membanggakan.
Simak Berita menarik Lain



