Global Sport News – Paris Saint Germain (PSG) berhasil meraih gelar juara Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Kemenangan ini mereka dapatkan usai membantai Inter Milan dengan skor 5-0 dalam partai final yang berlangsung di Munich Stadium, Jerman, Minggu dini hari, 1 Juni 2025. Gelar ini menjadi pencapaian bersejarah bagi PSG sejak Liga Champions digelar selama 70 tahun terakhir.
Luis Enrique Dedikasikan Trofi untuk Putrinya yang Telah Meninggal
Momen kemenangan ini memberikan kesan mendalam bagi pelatih PSG, Luis Enrique. Ia secara emosional mendedikasikan gelar Liga Champions untuk mendiang putrinya, Xana, yang meninggal dunia akibat kanker tulang pada 2019. Xana menjadi sumber semangat dan kekuatan bagi Enrique di setiap pertandingan yang ia jalani. Kenangan dan perjuangan putrinya selalu menginspirasi Enrique untuk tetap kuat menghadapi tantangan, baik di dalam maupun luar lapangan.
Enrique mengatakan, “Saya ingin mempersembahkan kemenangan ini untuk seseorang yang sangat saya cintai, yaitu putri saya, Xana. Semangat dan kekuatannya selalu menemani saya. Trofi ini bukan sekadar piala, tetapi warisan emosional yang sangat berarti.” Ia menambahkan bahwa motivasi dari cinta dan kenangan mendalam terhadap Xana mengisi setiap langkah yang ia ambil selama musim ini. Enrique menjadikan kemenangan ini sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas perjuangan luar biasa putrinya.
Pertunjukan Penghormatan dari Suporter untuk Keluarga Enrique
Selain kegembiraan atas kemenangan, Luis Enrique juga merasa tersentuh oleh dukungan para penggemar. Pada akhir laga, para suporter PSG menggelar koreografi khusus yang dipersembahkan untuk keluarga Enrique, sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan dan kehilangan yang pernah dialaminya.
“Saya sangat senang sekaligus emosional. Koreografi dari penggemar untuk keluarga saya sungguh mengharukan. Saya selalu memikirkan putri saya setiap kali berada di lapangan,” tambah Enrique.
Musim Gemilang Enrique: Raih Tiga Gelar Bersama PSG
Di musim 2024/25 ini, Luis Enrique membuktikan dirinya sebagai salah satu pelatih tersukses di Eropa. Selain Liga Champions, ia juga membawa PSG meraih dua gelar domestik lain, yakni Piala Prancis dan Liga Prancis. Kesuksesan ini menunjukkan kemampuan luar biasa Enrique dalam memimpin tim besar.
Luis Enrique Jadi Pelatih Kedua yang Juara Liga Champions dengan Dua Klub Berbeda
Kesuksesan Enrique bersama PSG menjadikannya pelatih kedua setelah Pep Guardiola yang mampu mengangkat trofi Liga Champions bersama dua klub berbeda. Sebelumnya, Enrique telah memenangkan gelar ini bersama Barcelona pada musim 2014/15. Prestasi ini menambah daftar panjang karier gemilang Enrique sebagai pelatih top Eropa.
Simak Berita menarik Lain



