Global Sport News – Petenis Indonesia Janice Tjen harus mengakhiri langkahnya lebih awal di turnamen Merida Open 2026. Ia tersingkir setelah kalah dari petenis Kolombia Camila Osorio pada babak 32 besar. Pertandingan tersebut berlangsung di Yucatan Country Club, Meksiko, pada Rabu, 25 Februari 2026 dini hari WIB. Janice kalah dalam dua set langsung dengan skor 4-6 dan 3-6.
Laga ini menjadi pertemuan pertama antara Janice dan Osorio di ajang profesional. Meski demikian, Osorio datang dengan catatan performa yang cukup baik sepanjang musim ini. Petenis berusia 24 tahun itu saat ini menempati peringkat ke-61 dunia. Posisi tersebut menunjukkan konsistensi penampilannya di berbagai turnamen WTA. Bagi Janice, pertandingan ini menjadi pengalaman penting menghadapi lawan dengan peringkat lebih tinggi. Turnamen Merida Open juga menjadi salah satu ajang penting dalam kalender tenis WTA.
Camila Osorio Tampil Konsisten Sepanjang Musim 2026
Camila Osorio menunjukkan performa yang cukup solid dalam beberapa turnamen terakhir. Hasil-hasil tersebut menjadi modal penting sebelum menghadapi Janice Tjen. Salah satu pencapaiannya terjadi pada Qatar Open yang berlangsung pada 8 hingga 14 Februari 2026. Dalam turnamen tersebut, Osorio berhasil melaju hingga babak 16 besar. Perjalanan Osorio di Qatar Open akhirnya terhenti setelah kalah dari petenis Latvia Jelena Ostapenko. Meski demikian, hasil tersebut menunjukkan kemampuan kompetitifnya di level WTA.
Selain itu, Osorio juga mencatat kemenangan penting di awal tahun. Ia berhasil menjuarai Filipina Women Open yang termasuk dalam kategori turnamen WTA 125. Pada pertandingan final turnamen tersebut, Osorio mengalahkan petenis Kroasia Donna Vekic. Vekic saat itu tampil sebagai unggulan keempat. Dalam perjalanan menuju gelar tersebut, Osorio juga menyingkirkan petenis Inggris Emma Raducanu pada babak awal.
Janice Tjen Sempat Unggul di Awal Set Pertama
Dalam pertandingan melawan Osorio, Janice Tjen sebenarnya memulai laga dengan cukup baik. Petenis Indonesia tersebut mampu mengendalikan permainan pada awal set pertama. Janice bahkan sempat unggul dengan skor 4-1. Keunggulan tersebut memberikan harapan bahwa ia dapat menguasai jalannya pertandingan.
Namun momentum tersebut tidak bertahan lama. Pada gim ketujuh, Osorio berhasil mematahkan servis Janice. Break tersebut menjadi titik balik pertandingan. Setelah itu, Osorio mulai mengambil alih kendali permainan. Petenis Kolombia tersebut mampu meraih lima gim secara beruntun. Rentetan poin tersebut membawanya menutup set pertama dengan kemenangan 6-4.
Set Kedua Berjalan Ketat antara Kedua Petenis
Set kedua berlangsung lebih ketat dibandingkan set pertama. Kedua pemain saling mengejar angka dan mempertahankan servis masing-masing. Janice berusaha menjaga ritme permainan agar tetap kompetitif. Beberapa gim berjalan dengan pertukaran poin yang cukup panjang.
Namun perlahan Osorio kembali menemukan momentum. Ia mulai meningkatkan tekanan pada permainan Janice. Setelah skor imbang dalam beberapa gim awal, perolehan angka Janice akhirnya terhenti di angka tiga. Osorio kemudian memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperlebar keunggulan. Petenis Kolombia itu berhasil menutup set kedua dengan skor 6-3.
Merida Open Jadi Pengalaman Berharga bagi Janice Tjen
Kekalahan dari Camila Osorio membuat Janice Tjen harus mengakhiri perjalanan di Merida Open 2026. Meski demikian, pengalaman bertanding di turnamen WTA tetap menjadi hal penting bagi perkembangan kariernya.
Menghadapi petenis dengan peringkat lebih tinggi memberikan pengalaman kompetitif bagi Janice. Pertandingan tersebut juga menjadi bagian dari proses meningkatkan kualitas permainan. Bagi Osorio, kemenangan ini mengantarkannya melaju ke babak berikutnya. Ia melanjutkan performa positif yang sudah ditunjukkan sepanjang musim. Sementara itu, Janice Tjen masih memiliki kesempatan untuk kembali tampil di turnamen berikutnya. Pengalaman di Merida Open dapat menjadi bekal untuk menghadapi kompetisi selanjutnya.
Simak Berita menarik Lain



