Global Sport News –Korea Selatan mengawali perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil manis. Tim asuhan Hong Myung-bo sukses bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Republik Ceko dengan skor 2-1 pada laga Grup A yang berlangsung Kamis, 11 Juni 2026.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Korea Selatan dalam persaingan menuju babak gugur. Mereka juga berhasil mengakhiri tren buruk di laga pembuka yang sempat menghantui dalam beberapa edisi Piala Dunia terakhir.
Sejak awal pertandingan, Korea Selatan tampil lebih dominan. Kapten tim, Son Heung-Min, beberapa kali memperoleh peluang berbahaya, tetapi belum mampu mengubahnya menjadi gol.
Gunakan tombol panah atas dan panah bawah untuk mengatur ukuran panel kotak meta.
Republik Ceko justru tampil lebih efektif. Meski lebih banyak bertahan, mereka mampu memanfaatkan situasi bola mati dan lemparan ke dalam jarak jauh untuk mengancam pertahanan lawan.
Babak pertama berakhir tanpa gol. Namun, intensitas pertandingan meningkat drastis setelah jeda. Korea Selatan sebenarnya lebih banyak menguasai bola dan menciptakan peluang. Akan tetapi, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka harus bekerja lebih keras untuk meraih kemenangan.
Republik Ceko Unggul Lebih Dulu Lewat Sundulan Ladislav Krejci
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-59. Republik Ceko berhasil mencetak gol pembuka melalui kapten mereka, Ladislav Krejci. Gol tersebut bermula dari lemparan ke dalam jarak jauh yang mengarah ke area kotak penalti. Krejci menyambut bola dengan sundulan keras yang gagal diantisipasi kiper Kim Seung-gyu.
Gol itu membuat Korea Selatan berada dalam tekanan. Pasalnya, Son Heung-Min dan rekan-rekannya sudah menciptakan sejumlah peluang sejak awal pertandingan tetapi belum mampu mencetak gol.
Son sendiri menjalani laga yang cukup sulit. Ia tercatat memperoleh beberapa peluang emas, terutama pada babak pertama, tetapi tidak satu pun berbuah gol. Meski tertinggal, Korea Selatan tidak kehilangan kepercayaan diri. Mereka tetap memainkan sepak bola menyerang dan terus menekan pertahanan Republik Ceko.
Pelatih Hong Myung-bo juga meminta para pemainnya tetap tenang dan menjaga organisasi permainan. Instruksi tersebut terbukti efektif pada menit-menit berikutnya.
Hwang In-Beom Jadi Aktor Utama Kebangkitan Korea Selatan
Tekanan yang terus dilakukan Korea Selatan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-67. Hwang In-Beom berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah menerima umpan dari Lee Kang-in. Gelandang tersebut dengan tenang mengecoh penjaga gawang Matej Kovar sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.
Gol itu mengubah jalannya pertandingan. Korea Selatan semakin percaya diri dan terus menguasai permainan. Hwang In-Beom menjadi sosok paling menonjol di lapangan. Selain mencetak gol penyeimbang, ia juga mengatur tempo permainan dan menjadi penghubung utama antara lini tengah dan lini depan.
Dominasi Korea Selatan semakin terasa setelah Republik Ceko mulai kesulitan mengimbangi kecepatan dan pergerakan pemain lawan. Performa Hwang mendapat banyak pujian karena mampu tampil menentukan pada momen penting. Ia menjadi pemain Korea Selatan ketiga yang mencatatkan gol dan assist dalam satu pertandingan Piala Dunia.
Penampilannya juga membantu menutupi absennya kontribusi gol dari Son Heung-Min yang tampil kurang efektif di depan gawang.
Oh Hyeon-gyu Pastikan Kemenangan Dramatis Korea Selatan
Korea Selatan akhirnya membalikkan keadaan pada menit ke-80. Hwang In-Beom kembali menjadi aktor utama setelah mengirimkan umpan tarik ke depan gawang. Bola kemudian disambut Oh Hyeon-gyu dengan penyelesaian jarak dekat yang mengubah skor menjadi 2-1.
Gol tersebut menjadi penentu kemenangan Korea Selatan. Oh sendiri masuk sebagai pemain pengganti untuk menggantikan Son Heung-Min yang kesulitan mencetak gol sepanjang pertandingan.
Menariknya, Oh kemudian mengungkap bahwa dirinya sempat mengalami demam dan tidak yakin bisa tampil dalam pertandingan tersebut. Namun, ia tetap bermain dan akhirnya menjadi pahlawan kemenangan timnya.
Republik Ceko berusaha menyamakan kedudukan pada sisa pertandingan. Mereka sempat menciptakan beberapa peluang berbahaya, tetapi Kim Seung-gyu tampil solid di bawah mistar gawang.
Kiper Korea Selatan itu melakukan sejumlah penyelamatan penting pada menit-menit akhir untuk menjaga keunggulan timnya. Peluit panjang akhirnya memastikan kemenangan comeback Korea Selatan dengan skor 2-1.
Korea Selatan Tempel Meksiko di Puncak Grup A
Hasil ini membuat Korea Selatan mengoleksi tiga poin dan menempati posisi kedua klasemen sementara Grup A. Mereka memiliki poin yang sama dengan tuan rumah bersama, Meksiko, yang sebelumnya menang 2-0 atas Afrika Selatan pada laga pembuka grup.
Kemenangan atas Republik Ceko menjadi awal yang sangat penting bagi Korea Selatan. Selain meraih tiga poin, mereka juga menunjukkan mentalitas kuat dengan bangkit setelah tertinggal.
Kini perhatian tertuju pada laga berikutnya melawan Meksiko. Pertandingan tersebut diperkirakan akan menjadi penentu siapa yang berpeluang besar mengamankan posisi puncak Grup A dan melangkah ke babak berikutny
Simak Berita menarik Lain



