Global Sport News – Jorge Martin dikabarkan berencana meninggalkan Aprilia Racing pada akhir musim MotoGP 2025. Keputusan ini mengejutkan karena Martin baru sekali membalap bersama tim asal Noale, Italia. Padahal, ia datang ke Aprilia sebagai juara dunia MotoGP 2024, yang seharusnya membuatnya bisa membawa tim ini bersaing di level tertinggi. Namun, beberapa faktor, termasuk cedera dan performa tim, mendorong Martin mempertimbangkan untuk keluar lebih awal. Cedera yang ia derita pada awal musim 2025 menghalanginya tampil maksimal. Sementara itu, Aprilia kesulitan bersaing dengan Ducati dan KTM, yang membuat Martin merasa pesimis tentang kemampuan tim meraih hasil yang diinginkan dalam jangka panjang.
Cedera yang Menghambat Awal Musim Martin
Musim 2025 tidak berjalan sesuai harapan bagi Jorge Martin. Ia melewatkan tiga seri awal setelah cedera yang ia alami saat tes pramusim di Malaysia. Cedera tersebut memaksanya absen dari beberapa balapan penting di awal musim dan mengharuskannya menjalani pemulihan lebih lama dari yang diperkirakan. Martin berharap segera pulih dan kembali membalap di MotoGP Qatar pada pertengahan April untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Namun, nasib buruk kembali menghampiri Martin. Ia mengalami kecelakaan saat balapan di MotoGP Qatar, kehilangan traksi ban depan, dan terjatuh, yang menyebabkan cedera lanjutan pada bagian tubuhnya. Akibat insiden tersebut, Martin harus menepi lagi untuk menjalani perawatan intensif. Kondisi fisiknya yang belum stabil membuatnya kesulitan untuk memberikan kontribusi maksimal bagi Aprilia di musim perdananya. Keterbatasan ini juga menghambat proses adaptasi dengan motor baru, sehingga mempengaruhi performa keseluruhan tim.
Martin Siap Aktifkan Klausul Keluar dari Kontrak
Di tengah masa pemulihan, muncul kabar bahwa Martin ingin mengakhiri kontraknya lebih cepat. Menurut laporan Motorsport, Martin memiliki klausul dalam kontraknya yang memungkinkannya keluar jika tidak berada di posisi atas klasemen hingga MotoGP Prancis 2025.
Hingga seri keenam musim ini, Aprilia tampil kurang kompetitif. Mereka kalah saing dengan tim-tim besar seperti Ducati dan KTM, bahkan kesulitan bersaing dengan Honda dan Yamaha. Hal ini membuat Martin merasa ragu dengan potensi tim untuk bersaing di level tertinggi dalam jangka panjang.
Klausul dalam kontraknya memang disiapkan sebagai langkah antisipasi jika performa Aprilia menurun drastis. Kini, klausul itu berpotensi menjadi jalan keluar bagi Martin untuk mencari peluang di tim lain.
Pilihan Martin di Bursa Pembalap 2026 Terbatas
Jika Martin resmi keluar dari Aprilia, maka bursa pembalap MotoGP 2026 akan semakin memanas. Namun pilihan Martin tidak banyak. Ia bergabung dengan Aprilia setelah gagal mendapatkan kursi di tim pabrikan Ducati, yang memilih Marc Marquez sebagai andalan mereka hingga 2026.
Kursi di tim pabrikan KTM dan Yamaha juga telah terisi hingga akhir musim 2026. Satu-satunya opsi yang tersisa adalah tim pabrikan Honda. Namun, Martin harus bersaing dengan Luca Marini untuk mendapatkan tempat di sana.
Simak Berita menarik Lain



