Global Sport News – Janice Tjen, petenis tunggal putri Indonesia, tidak puas meskipun sudah mencatatkan sejarah gemilang pada 2025. Dengan berbagai pencapaian di turnamen WTA, Janice kini mematok target baru untuk melewati pencapaian seniornya, Yayuk Basuki. Setelah berhasil menjadi runner-up di Sao Paolo Open (250), serta menjuarai Jinan Open (125) dan Chennai Open (250), Janice menunjukkan ambisinya untuk mendaki peringkat lebih tinggi lagi. Saat ini, ia menduduki posisi 53 dunia di ranking tunggal putri WTA, dan bertekad untuk mendekati pencapaian Yayuk Basuki yang pernah menempati ranking 19 dunia.
Janice Tjen Berusaha Melewati Pencapaian Legenda Tenis Indonesia
Dengan pencapaian yang sudah sangat mengesankan, Janice kini mengincar untuk melampaui pencapaian legenda tenis Indonesia, Yayuk Basuki. Meski mengakui bahwa mencapainya tidak akan mudah, Janice tetap menunjukkan keyakinan dan tekad besar. Dalam wawancara dengan media di Jakarta, ia menyatakan, “Target saya adalah menjadi yang terbaik sebisa mungkin. Saya harus percaya diri bahwa itu bisa tercapai.” Janice juga sadar bahwa di era digital sekarang, lawan-lawan dapat dengan mudah mengamati permainan dan gaya bertandingnya, sehingga tantangan untuk mempertahankan performa semakin besar.
Tantangan Adaptasi di Berbagai Jenis Lapangan
Janice Tjen mengungkapkan bahwa meskipun ia sudah mencapai banyak hal, masih banyak aspek yang perlu ia tingkatkan, terutama dalam beradaptasi di berbagai jenis lapangan. Saat ini, Janice lebih menyukai bermain di lapangan hardcourt, yang menjadi favorit surface-nya. Namun, ia juga menyebutkan bahwa dirinya belum pernah bermain di lapangan rumput. “Orang-orang sekitar mengatakan saya cocok bermain di lapangan rumput, jadi semoga bisa membuktikannya tahun depan,” ungkap Janice.
Sebaliknya, ia merasa tidak terlalu cocok bermain di lapangan clay court, yang dianggapnya tidak sesuai dengan gaya permainan yang ia miliki. Janice berharap bisa menunjukkan kemajuan di lapangan clay pada akhir tahun depan, sekaligus terus memperbaiki kekurangannya di berbagai jenis lapangan.
Janice Tjen Tanggapi Peningkatan Persaingan Global
Mengakui bahwa persaingan tenis global semakin ketat, terutama dengan kemajuan teknologi dan akses mudah terhadap rekaman pertandingan. “Sekarang lawan-lawan bisa dengan mudah menonton video pertandingan saya dan menganalisis gaya permainan saya,” jelas Janice. Menurutnya, ini membuat setiap pertandingan menjadi lebih menantang, karena para lawan semakin pintar dalam menyesuaikan strategi menghadapi dirinya. Meskipun demikian, Janice tetap optimis bahwa ia bisa mengatasi tantangan ini dengan terus berlatih dan meningkatkan permainannya.
Fokus Janice Tjen ke Pengembangan Diri dan Kemajuan Karier
Meski sudah banyak mencapai kesuksesan di tahun 2025, Janice Tjen tidak berpuas diri. Ia bertekad untuk terus berkembang dan mencapai target-target baru, terutama dalam hal peringkat dunia. “Saya harus terus berusaha dan tidak cepat merasa puas,” ujar Janice. Dengan kemajuan pesat yang telah ia capai, dan dengan tekad kuat yang dimilikinya, Janice berharap bisa membawa tenis Indonesia kembali ke puncak dunia dan melampaui pencapaian legendaris Yayuk Basuki. Dengan perjalanan yang masih panjang, Janice Tjen bertekad untuk terus memberikan yang terbaik dan menghadapi tantangan di depan dengan penuh keyakinan.
Simak Berita menarik Lain



