Global Sport News – Inter Milan sukses meraih kemenangan atas Cremonese dalam lanjutan pekan ke-23 Liga Italia musim 2025/26. Pertandingan tersebut digelar di Stadio Giovanni Zini pada Senin, 2 Februari, dini hari WIB. Inter Milan menang dengan skor 2-0 dalam laga yang diwarnai insiden pelemparan flare. Kemenangan ini memperkokoh posisi Inter di puncak klasemen sementara. Sementara itu, Cremonese harus puas menelan kekalahan di hadapan pendukungnya sendiri. Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Inter Milan langsung menunjukkan dominasi permainan. Cremonese lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik. Selain gol, laga ini menjadi sorotan karena insiden yang menimpa Emil Audero. Kiper Cremonese tersebut terkena lemparan flare dari tribun penonton. Insiden tersebut sempat menghentikan jalannya pertandingan.
Dominasi Inter Milan Sejak Awal Pertandingan
Inter Milan tampil dominan sejak peluit awal dibunyikan wasit. Tim tamu menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola yang jauh lebih unggul. Sepanjang babak pertama, Inter mencatatkan 74 persen penguasaan bola. Mereka terus menekan lini pertahanan Cremonese dengan umpan-umpan cepat. Peluang pertama Inter berbuah gol pada menit ke-16. Lautaro Martínez mencetak gol pembuka lewat sundulan tajam. Gol tersebut berawal dari situasi tendangan sudut. Lautaro mampu memanfaatkan kelengahan lini belakang Cremonese. Setelah unggul, Inter tidak menurunkan tempo permainan. Tekanan terus dilancarkan melalui lini tengah dan sayap. Cremonese kesulitan keluar dari tekanan. Mereka hanya mampu melepaskan tiga tembakan di babak pertama. Dari jumlah tersebut, hanya satu yang mengarah ke gawang.
Gol Kedua Inter dan Statistik Babak Pertama
Inter Milan menggandakan keunggulan pada menit ke-31. Piotr Zielinski mencatatkan namanya di papan skor. Ia mengontrol umpan terobosan di tepi kotak penalti dengan baik. Zielinski kemudian melepaskan sepakan keras ke sudut kanan atas gawang. Emil Audero tidak mampu menjangkau bola tersebut. Gol kedua ini semakin menegaskan dominasi Inter Milan. Hingga turun minum, Inter telah melepaskan 11 tembakan. Tiga di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, Cremonese tampak kesulitan mengembangkan permainan. Mereka lebih banyak bertahan dan kehilangan bola di lini tengah. Inter Milan tampil efektif dalam memanfaatkan peluang. Skor 0-2 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Insiden Flare yang Menimpa Emil Audero
Memasuki babak kedua, pertandingan sempat diwarnai insiden serius. Pada menit ke-49, Emil Audero terkena lemparan flare. Flare tersebut berasal dari tribun suporter tim tamu yang diisi pendukung Inter Milan. Lemparan flare mendarat di area kotak penalti Cremonese. Audero terkena imbas ledakan di dekat posisinya. Kiper Timnas Indonesia itu terjatuh dan membutuhkan perawatan medis. Pertandingan pun terhenti selama beberapa menit. Para pemain Inter Milan mendatangi tribun suporter mereka. Mereka meminta suporter untuk menghentikan tindakan tersebut. Audero dilaporkan mengalami luka bakar dan luka sayat di kakinya. Meski demikian, ia tidak mengalami cedera serius. Audero mampu kembali berdiri dan melanjutkan pertandingan setelah mendapat perawatan.
Jalannya Babak Kedua dan Posisi Klasemen
Setelah laga kembali dilanjutkan, kedua tim bermain lebih terbuka. Cremonese mencoba mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan. Mereka mencatatkan enam tembakan sepanjang babak kedua. Dua di antaranya mengarah tepat ke gawang Yann Sommer. Inter Milan tetap berusaha mencari gol tambahan. Namun, solidnya pertahanan Cremonese membuat peluang Inter terbatas. Inter hanya mampu melepaskan empat tembakan di babak kedua. Satu di antaranya tepat sasaran. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-2 tidak berubah. Dengan hasil ini, Cremonese berada di peringkat ke-16 klasemen. Mereka mengoleksi 23 poin dari 23 pertandingan. Sementara itu, Inter Milan kokoh di puncak klasemen. Nerazzurri mengumpulkan 55 poin dan menjaga jarak dari para pesaingnya.
Simak Berita menarik Lain



