Global Sport News – Juventus menelan kekalahan mengejutkan saat menjamu Fiorentina dalam lanjutan Liga Italia di Allianz Stadium. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Juventus takluk dengan skor 0-2 dari tim tamu.
Pertandingan yang dipimpin wasit Davide Massa itu menjadi malam buruk bagi Bianconeri. Juventus gagal memanfaatkan dominasi kandang dan justru tampil kesulitan menghadapi tekanan Fiorentina sejak awal laga.
Fiorentina tampil agresif dan mampu memanfaatkan celah pertahanan Juventus. Tim tamu akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-34 melalui gol Cher Ndour.
Gol tersebut membuat suasana Allianz Stadium berubah tegang. Juventus mencoba membalas, tetapi hingga turun minum mereka gagal mencetak gol penyeimbang.
Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan 1-0 untuk Fiorentina. Hasil sementara itu menjadi kejutan mengingat Juventus lebih diunggulkan sebelum pertandingan dimulai.
Cher Ndour Buka Keunggulan Fiorentina di Babak Pertama
Fiorentina langsung bermain berani sejak menit awal pertandingan. La Viola tidak membiarkan Juventus menguasai permainan dengan nyaman di lini tengah.
Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-34. Cher Ndour sukses memanfaatkan peluang dan membawa Fiorentina unggul lebih dulu atas Juventus.
Gol itu menjadi pukulan besar bagi tuan rumah yang sebelumnya berharap mengamankan tiga poin penting dalam persaingan papan atas Liga Italia.
Juventus mencoba merespons lewat serangan dari sisi sayap dan bola-bola cepat ke area pertahanan Fiorentina. Namun, lini belakang tim tamu mampu tampil disiplin sepanjang babak pertama.
Beberapa peluang yang dimiliki Juventus gagal dimaksimalkan menjadi gol. Fiorentina juga tampil cukup efektif dalam mematahkan ritme permainan lawan.
Keunggulan satu gol membuat Fiorentina bermain lebih percaya diri hingga jeda pertandingan. Sementara itu, Juventus justru terlihat semakin tertekan oleh tuntutan untuk mengejar ketertinggalan.
Fiorentina Tetap Menang Meski Bermain dengan 10 Orang
Tensi pertandingan meningkat drastis pada babak kedua. Juventus berusaha tampil lebih agresif untuk mengejar gol penyeimbang, sementara Fiorentina fokus menjaga keunggulan mereka.
Situasi tampak mulai menguntungkan Juventus ketika Fiorentina harus bermain dengan 10 orang pada menit ke-72. Luca Ranieri menerima kartu merah langsung setelah pelanggaran keras yang dilakukan di tengah pertandingan.
Unggul jumlah pemain membuat Juventus diperkirakan mampu bangkit dan membalikkan keadaan. Namun, kenyataan di lapangan justru berjalan sebaliknya.
Meski bermain dengan 10 pemain, Fiorentina tetap tampil solid dan disiplin. Juventus kesulitan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menciptakan peluang berbahaya secara konsisten.
Fiorentina bahkan mampu memanfaatkan ruang kosong saat Juventus terlalu fokus menyerang. Strategi serangan balik cepat mereka terbukti efektif menghadapi tekanan tuan rumah.
Kondisi tersebut membuat frustrasi pemain Juventus semakin terlihat sepanjang sisa pertandingan.
Rolando Mandragora Segel Kemenangan La Viola
Saat Juventus terus mencoba mengejar ketertinggalan, Fiorentina justru berhasil mencetak gol kedua pada menit ke-83. Rolando Mandragora sukses menggandakan keunggulan tim tamu melalui serangan efektif.
Gol tersebut praktis mematikan harapan Juventus untuk bangkit dalam pertandingan. Allianz Stadium pun mulai terdiam melihat tim tuan rumah tertinggal dua gol meski unggul jumlah pemain.
Mandragora tampil menjadi salah satu pemain penting dalam kemenangan Fiorentina. Selain aktif di lini tengah, ia juga berhasil memanfaatkan momentum penting untuk memastikan tiga poin bagi timnya.
Setelah gol kedua tercipta, Fiorentina bermain lebih tenang dan fokus mempertahankan keunggulan hingga laga usai. Juventus tetap mencoba menekan, tetapi tidak mampu menembus pertahanan lawan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 untuk Fiorentina tetap bertahan. Hasil tersebut menjadi salah satu kemenangan penting La Viola musim ini.
Kemenangan di kandang Juventus juga menunjukkan mental kuat Fiorentina meski harus bermain dengan 10 pemain dalam fase krusial pertandingan.
Kekalahan Juventus Perumit Persaingan Posisi Tiga Liga Italia
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Juventus dalam persaingan papan atas Liga Italia. Bianconeri gagal memangkas jarak dengan SSC Napoli yang berada di posisi kedua klasemen.
Juventus kini tetap tertahan di peringkat ketiga dengan koleksi 68 poin. Mereka masih terpaut lima angka dari Napoli dan gagal memanfaatkan kesempatan penting di kandang sendiri.
Situasi semakin rumit karena posisi Juventus kini terancam oleh AC Milan. Rossoneri juga mengoleksi 68 poin dan berada tepat di bawah Juventus dalam klasemen sementara.
Persaingan perebutan posisi ketiga diperkirakan berlangsung sengit hingga laga pamungkas musim ini. Selisih poin yang sangat tipis membuat setiap pertandingan menjadi sangat menentukan.
Sementara itu, kemenangan besar atas Juventus membantu Fiorentina memperbaiki posisi mereka di klasemen. La Viola kini naik ke peringkat 15 dengan koleksi 41 poin.
Tambahan tiga poin tersebut sangat penting bagi Fiorentina untuk menutup musim dengan posisi lebih aman. Kemenangan di Allianz Stadium juga menjadi modal moral besar bagi tim menjelang akhir kompetisi Liga Italia musim ini.
Simak Berita menarik Lain



