Global Sport News – Argentina memastikan tiket ke babak berikutnya Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Inggris dengan skor 2-1. Kemenangan dramatis itu diraih melalui gol pada menit-menit akhir dalam pertandingan semifinal yang berlangsung di Mercedes-Benz Stadium.
Laga berjalan sengit sejak awal dengan kedua tim menampilkan permainan disiplin dan taktik yang matang. Meski Inggris sempat unggul lebih dahulu, Argentina mampu membalikkan keadaan menjelang berakhirnya pertandingan.
Hasil ini mengantarkan Argentina melanjutkan perjuangan di turnamen, sementara Inggris harus mengakhiri langkah mereka setelah gagal mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Babak Pertama Berjalan Ketat Tanpa Gol
Pertandingan dipimpin oleh wasit Ismail Elfath yang harus mengawal duel dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Kedua tim tampil berhati-hati dan mengutamakan organisasi permainan.
Argentina berusaha menguasai jalannya pertandingan melalui penguasaan bola. Di sisi lain, Inggris mengandalkan transisi cepat untuk menciptakan peluang berbahaya.
Meski beberapa peluang berhasil diciptakan, lini pertahanan kedua tim tampil solid. Para penjaga gawang juga mampu menggagalkan setiap ancaman yang mengarah ke gawang masing-masing.
Skor tetap bertahan 0-0 hingga turun minum. Kebuntuan tersebut mencerminkan rapatnya pertahanan serta tingginya disiplin taktik yang diperagakan kedua kesebelasan sepanjang babak pertama.
Anthony Gordon Bawa Inggris Unggul pada Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Inggris tampil lebih agresif dalam membangun serangan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-55.
Anthony Gordon berhasil memanfaatkan peluang yang diperoleh timnya untuk mencetak gol pembuka. Gol tersebut membawa Inggris unggul 1-0 dan meningkatkan kepercayaan diri mereka.
Setelah unggul, Inggris berusaha mempertahankan kelebihan dengan memperkuat lini pertahanan. Argentina terus meningkatkan tekanan demi mencari gol penyama kedudukan.
Pertandingan semakin berlangsung keras dengan beberapa pelanggaran yang memaksa wasit mengeluarkan kartu kuning. Elliot Anderson menjadi pemain Inggris pertama yang menerima kartu kuning pada menit ke-37.
Di kubu Argentina, Lisandro Martínez menerima kartu kuning pada menit ke-42. Christian Romero kemudian menyusul dengan kartu kuning pada menit ke-51.
Enzo Fernández dan Lautaro Martínez Balikkan Keadaan
Saat waktu normal memasuki menit-menit akhir, Argentina akhirnya berhasil memecahkan kebuntuan. Enzo Fernández mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-85.
Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan. Momentum beralih ke pihak Argentina yang terus menekan pertahanan Inggris hingga masa tambahan waktu.
Usaha itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-90+2. Lautaro Martínez mencetak gol kedua yang memastikan Argentina berbalik unggul 2-1.
Gol tersebut menjadi penentu kemenangan sekaligus memupus harapan Inggris untuk membawa pertandingan ke fase berikutnya. Rodrigo de Paul juga menerima kartu kuning pada menit ke-90 ketika pertandingan memasuki fase krusial.
Sepanjang pertandingan tidak ada kartu merah yang dikeluarkan wasit. Meski berlangsung keras, laga tetap berakhir dengan 22 pemain berada di lapangan.
Argentina Melaju ke Babak Berikutnya, Inggris Tersingkir
Kemenangan 2-1 memastikan Argentina melangkah ke babak berikutnya Piala Dunia 2026. Tim asuhan Argentina menunjukkan mental kuat dengan mampu bangkit setelah tertinggal lebih dahulu.
Keberhasilan membalikkan keadaan dalam waktu singkat menjadi bukti efektivitas permainan Argentina pada penghujung laga. Gol Enzo Fernández membuka jalan sebelum Lautaro Martínez memastikan kemenangan melalui gol dramatis pada masa tambahan waktu.
Sebaliknya, Inggris harus menerima kenyataan tersingkir dari turnamen. Setelah sempat unggul melalui Anthony Gordon, mereka gagal mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Hasil ini menutup perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026, sedangkan Argentina melanjutkan langkah mereka dengan kepercayaan diri tinggi menuju pertandingan berikutnya setelah meraih kemenangan dramatis di Mercedes-Benz Stadium.
Simak Berita menarik Lain



